Obat Alami Sakit Tenggorokan
Photo by Tijana Drndarski from Pexels

Obat Alami Sakit Tenggorokan yang Menyiksa Pita Suara

Terdapat beberapa obat alami sakit tenggorokan yang bisa diracik sendiri di rumah. Ketika tenggorokan bermasalah pasti rasanya sangat tidak nyaman karena kesulitan menelan hingga suara menjadi serak. Terkadang hingga mengganggu pekerjaan saat presentasi.

Sakit pada area tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya ancaman virus yang menimbulkan gejala flu dan batuk. Untuk beberapa orang biasanya sakit pada area tenggorokan akhirnya disertai dengan demam dan kehilangan selera makan maupun minum.

Gejala seperti ini di masa pandemi terkadang sangat menakutkan karena dianggap sebagai gejala awal terpapar covid-19. Padahal bisa saja bukan, sehingga jangan dulu panik lalu menspekulasi hal-hal mengerikan yang belum tentu benar diagnosisnya jika bukan dari dokter.

Alih-alih mengkhawatirkan sesuatu yang belum benar adanya, lebih baik ketahui beberapa obat alami sakit tenggorokan yang akan membantu untuk menjalankan aktivitas lebih nyaman. Ada beberapa bahan dapat dimanfaatkan dan mudah dicari dalam keseharian.

Menggunakan Racikan Bawang Putih untuk Menangkal Bakteri

Bawang putih mengandung allicin, dimana senyawa ini memiliki peranan baik untuk menangkal bakteri yang menyerang tenggorokan. Untuk memanfaatkan rempah ini sebagai obat alami sakit tenggorokan, Anda dapat mengunyahnya langsung atau tidak.

Jika tidak terlalu berani memakan mentah-mentah, maka campurkan saja dengan masakan. Perhatian komposisinya dan seperti apa efek setelah pengonsumsian. Terkadang beberapa tingkatan penyakit dapat disembuhkan sendirinya dengan rempah bawang putih.

Namun, beberapa diantaranya masih membutuhkan resep dokter sehingga memakan bawang putih memiliki khasiat untuk meredakan saja. Jangan lupa juga menggosok gigi setelahnya untuk menghilangkan bau mulut dari aroma bawang putih yang mengganggu.

Baca Juga : Olahraga Mengecilkan Paha dan Betis dengan Hal Sederhana

Memanfaatkan Daun Peppermint untuk Melegakan Tenggorokan

Daun dengan aroma menyegarkan ini tidak hanya digunakan untuk melegakan tenggorokan, namun sebagai obat menyegarkan nafas. Peppermint memiliki kandungan antibakteri, antivirus, dan anti peradangan yang membantu menangkal berbagai jenis penyakit.

Kandungan mentol alami dari daun ini membuat lendir pada area tenggorokan menjadi mencair dan jalannya napas menjadi semakin mudah. Yang paling disukai oleh pengonsumsinya adalah dapat membuat nafas menjadi lebih segar dan menghilangkan bau.

Daun peppermint, di samping bisa digunakan sebagai , juga terkadang diambil sarinya untuk diolah menjadi minyak aromaterapi. Jika mengolah menjadi minyak aromaterapi maka tidak diperkenankan untuk dikonsumsi, namun racikan ini cukup untuk saja supaya dihirup demi melegakan nafas.

Menggunakan Cuka Apel yang Ampuh Menangkal Antimikroba

Kandungan antibakteri pada cuka apel dipercayai ampuh menangkal antimikroba yang menyerang tubuh. Bukan hanya sakit pada area tertentu, namun kesehatan tubuh secara keseluruhan dapat dijaga dengan lebih baik melalui pemanfaatan cuka apel ini.

Penggunaan cuka apel ini bukan berupa diminum, melainkan dijadikan obat kumur-kumur. Caranya mudah, larutkan cuka apel dengan satu cangkir air dengan takaran tepat kemudian gunakan larutan tersebut guna berkumur selama beberapa menit.

Lakukan langkah serupa selama beberapa hari dan lihat hasilnya, jika mengalami peningkatan berarti langkah pengobatan berhasil. Namun, jika tidak ada perubahan maka barangkali harus pergi ke dokter untuk meminta resep dan memeriksakan diri.

Melarutkan Garam dengan Menggunakan Air

Sama halnya seperti cuka apel, obat alami untuk sakit tenggorokan satu ini juga tidak diperuntukan diminum, namun digunakan sebagai obat kumur-kumur. Cara meraciknya sangat mudah, gunakan air hangat untuk melarutkan dengan garam, kemudian aduk rata.

Setelah tercampur, kumur-kumur beberapa saat sambil posisi kepala mendongak. Setelah itu keluarkan obat alami sakit tenggorokan larutan garam dan lakukan beberapa hari demi melihat apakah teknik pengobatannya berhasil atau tidak sebelum menentukan pergi ke dokter.